Minggu, 13 Oktober 2013

Pembunuhan Berantai Untuk Pimpinan West Papua



HEIN_Blog.com
" Dalam Ketidak Pastian Aku Terus Melangkah Maju Untuk Memastikan Sesuatu Yang Belum Pasti Itu Menjadi Pasti"



Proses Pembunuhan Berantai Terhadap Pimpinan Rakyat di West Papua.

1.Arnold.C.AP . Dibunuh pada tahun 1984 Oleh Pasukan KOPASANDA (KOPASUS sekarang) dengan Isyu Peti Mayat Terbang di Abepura/Jayapura Papua.

2.Dr.Thomas Wapai Wainggai. Dibunuh pada tahun 1996 di penjara Cipinang,JAKARTA. Ketika Dr.Thom Masih dalam tahanan LP Abepura Isyu yang di keembangkan adalah Kalarce yang menyamar sebagai perempuan malam yang bangkit dari kuburan di serui,yang bergentayangan di Imbi dan Lingkaran.Kemudian Sebelum Jenasahnya di berangkatkan ke Jayapura (Papua),dari LP CIPINANG,
Isyu yang di kembangkan adalah SUMIYATI si pembalas dendam dari JAWA melaui pelacuran, yang gentayangan di Jayapura dan Lingkaran pada malam hari untuk memenuhi nafsu birahinya (sexsual reed)

3.Hans Bomay & Welem Onde. Dibunuh pada tahun 2000 dengan Isyu Kesepakatan Gencatan Senjata antara TPN/OPM dan TNI/ABRI.

4.Theys Hio Eluay. Dibunuh Pada tahun 2001 dengan Isyu DRAKULA Bergentayangan di Abepura/Jayapura PAPUA.

PEMBUNUHAN DENGAN POLA PENDEKATAN (PEMBUNUHAN SECARA TERHORMAT DAN SISTEMATIS)

1.Yusuf Tanawani di bunuh pada Tahun 200/2001, Sepulang dari Jakarta (jawa)

2.Sam Kapisa di bunuh pada tahun 1999/2000, di salah satu Hotel berbintang di Jakarta, ketika beliau menghadiri pertemuan yang di selenggarakan oleh Pemerintah Pusat (Jakarta)

3.Yafeth Yelemaken di bunuh secara sistematis di Bali pada Tahun 2002, Sepulang menghadiri Pertemuan Barisan Pemuda Pancasila Indonesia dan wafat di Wamena Pada tanggal 21 Junny 2002.

TARGET BERIKUTNYA (Tiga (3). SetanMerah)

1.Taha Al,Hamid, Pdt.Herman Awom, Agus Tanawani, Dengan Isyu yang diciptakan yaitu KAMBING BERKEPALA MANUSIA berkeliaran di Jayapura, Abepura dan sekitarnya.

2.Tom Beanal, Mm.Yosepha Alomang, Dengan Isyu KOMODOR TERBANG, Di Timika.

3.Ibu/Nyonya Yakomina Isir, dan Panel Sorong dengan Isyu yang di ciptakan yaitu PENYERANGAN di SORONG. (tidak jelas siapa menyerang siapa).


SANGGAHAN.” PAPUA DI KEPUNG PASUKAN TAK DI KENAL”

1.Ada Bisnis apa di balik Penempatan Pasukan TNI AD (Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Darat) di Papua ???, Yang di datangkan dari Medan Sumatra Utara dengan Pesan KOMANDO “Kamu pergi/diutus ke Papua utk berperang” dst.seperti yang di lansir Cendrawasi Post tgl 28 Mey 2002.

2.Mengapa dan Untuk apa Pemerintah menempatkan Tiga pulu (30) Pleton TNI AD yang di datangkan dari Medan Sumatra di daerah Perbatasan ???

3.Mengapa Post-Post Militer di bangun di setiap kampung ??? seperti Waris,Ubrub,Senggi,Depapre, dan di semua wilayah di papua yang di anggap rawan (sarang OPM).

4.Mengapa dan Untuk apa Pasukan Jihat di tempatkan di setiap Mesjid di Papua Barat ???

5.Mengapa dalam melaksanakan tugas Operasi/Pengamanan Istilah KOPASUS diganti dengan Istilah BRIMOP ???

6.Mengapa TNI disebarkan di seluruh Kampus (Perguruan tinggi Negeri maupun Swasta) dengan berbagai dalih ???

7.Apa Hubungan Semua ini Dengan OPERASI MATOA 2002..?

8.Mengapa DPRD Provinsi Papua membungkam dari kenyataan ini ???

9.Mengapa Benny Wenda dan Jaringannya menjadi Tolak Ukur untuk mengadakan Expansi Militer di Papua Barat ???


PAPUA BARAT DI AMBANG
KEHANCURAN/PEMBANTAIAN.”SIAPAKAH YANG MAMPU
MEMBINASAKAN PARA PENBINASA ........???”

Bendera dan lambang Negara







 



SEKILAS TENTANG PULAU DOOM (SORONG)



 

Namanya mungkin tak setenar kawasan wisata Kepulauan Raja Ampat. Namun, tiga pulau terbesar di Distrik Sorong Kepulauan: Ram, Soop, dan Doom, menyimpan potensi wisata yang besar nan eksotis. Berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik, ketiganya menawarkan keindahan pantai berpasir putih, gugusan karang, dan wisata sejarah yang sayang dilewatkan begitu saja. 
”Tiga gugusan pulau terbesar itu merupakan potensi wisata yang potensial, tetapi belum dipromosikan secara maksimal. Selain panorama alam dan peninggalan sejarah, banyak juga keunikan yang tak ditemukan di daerah Papua Barat lainnya,” kata Sekretaris Distrik Sorong Kepulauan Elizabeth Karambut di Sorong, Papua Barat.
Doom, pulau seluas 5 kilometer persegi ini, dikenal dengan sebutan Dum, yang dalam bahasa suku Malamooi—suku setempat—berarti pulau penuh dengan buah. Sukun adalah buah yang paling banyak ditemui hampir di setiap rumah warga. Sukun banyak diolah dan dikonsumsi sebagai makanan tambahan bagi warga setempat.
Doom memiliki peran penting dalam membidani kelahiran Sorong sebagai pusat perekonomian terbesar di Papua Barat. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan Pemerintah Belanda membuat daerah hunian awal sebelum menjejakkan kakinya di Tanah Papua awal 1900-an. Namun, Belanda tak melupakan penataan yang baik saat membangun perkampungan di Doom.
Tata kota seperti itu hingga kini masih bisa dilihat, seperti Kantor Hoofd van Plaatselijk Bestuur atau Kantor Pamong Praja Kolonial Belanda, yang kini dihuni Taher Arfan (54). Selain itu, ada juga penjara Doom, lapangan sepak bola, rumah kesenangan (tempat pesta serdadu Belanda), dan Gereja Kristen Orange.
Belanda juga menyediakan permukiman bagi masyarakat etnis Tionghoa, tangki air bersih, dan pembangkit listrik tenaga diesel di tempat itu. ”Dulu, tenaga diesel membuat Doom lebih maju ketimbang Sorong. Saat Sorong masih gelap gulita karena belum terpasang aliran listrik, Doom justru terang benderang, hasil tenaga diesel. Hingga kini alatnya masih terpasang dan berfungsi dengan baik,” kata Taher.
Hal lain yang cukup unik di Doom, Anda bisa berkeliling pulau sekitar setengah jam dengan mengeluarkan Rp 30.000-Rp 50.000 untuk becak.
Menempuh perjalanan 15 menit dari Doom ke arah utara, menggunakan perahu panjang, pengunjung akan menemukan Pulau Soop yang memiliki bentangan pasir putih. Tidak ada kendaraan bermotor atau becak di tempat seluas 2 kilometer persegi ini. Meski demikian, tidak perlu khawatir karena cukup berjalan sekitar satu jam untuk mengelilingi pulau.
Tempat berpenduduk tak lebih dari 100 orang ini tak kalah bersejarah. Serdadu Jepang pernah menempatkan pasukannya di sini guna melakukan penyerangan ke Pulau Papua. Buktinya, bungker pelindungan udara yang menghadap ke Bandar Udara Jeffman, Sorong, di sekitar daerah Tanjung Lampu Jepang.
Jika ingin lebih puas melihat hamparan pasir putih Papua Barat, perjalanan bisa dilanjutkan ke arah barat, sekitar 30 menit, yakni ke Pulau Raam. Pulau yang dikenal dengan sebutan Pulau Buaya—bentuknya seperti buaya bila dilihat dari udara—ini memiliki bentangan pasir putih lebih besar ketimbang Pulau Soop. Hamparan pasirnya menambah cantik keberadaan relief batu dan terumbu karang di bagian selatan pulau. Penyelam bisa menyempurnakan perjalanannya dengan menikmati keindahan bawah laut Raam.
Mudah dijangkau
Tak sulit bila hendak berkunjung ke tiga pulau itu. Dari Bandar Udara Eduard Osok, Sorong, wisatawan bisa menggunakan jasa ojek motor atau taksi (angkutan kota) menuju Pelabuhan Sorong. Bila memilih ojek, hanya ditarik Rp 15.000 per orang, sedangkan taksi tarifnya Rp 5.000 per orang.
Dari pelabuhan, wisatawan melanjutkan perjalanan menggunakan perahu panjang ke Pulau Doom. Tarifnya lebih kurang Rp 20.000 sekali jalan selama 15 menit. Tarif yang sama diberlakukan pemilik perahu bila ingin melanjutkan perjalanan ke Raam dan Soop.
Sayangnya, wisatawan tak bisa menginap di hotel karena di ketiga pulau itu tak ada hotel. Tetapi, tak perlu khawatir. Masyarakat umumnya mau menampung dengan tarif Rp 100.000 per orang per malam. ”Wisatawan asing mulai datang sejak tahun 1970-an untuk bersantai dan melihat keindahan terumbu karang di pinggir pantai,” kata Rudi (46), pengemudi perahu panjang asal Maluku.
Tak hanya soal penginapan, peninggalan sejarah itu kini juga terancam rusak. Di Dum, misalnya, rumah kesenangan yang kini ditempati Telly Awom (50) tak terawat.
Telly mengatakan, di tempat pesta para serdadu Balanda itu sudah tak ada lagi meja bar. Atap asbesnya, yang dulu hanya digunakan kalangan kaya, bolong di sana-sini. Tinggal fondasi kayu besi yang masih terlihat kokoh menopang bangunan bercat biru yang sudah kusam tersebut.
Pemandangan lepas ke arah Samudra Pasifik pun telah terhalang permukiman warga, yang muncul sejak tahun 1980. Bahkan, setelah sempat kosong selama enam tahun, banyak sarana penunjang hilang entah ke mana. Meja putar di pinggir pantai hingga tempat mandi pinggir laut tak meninggalkan jejak.
Keprihatinan serupa muncul saat berkunjung ke Pulau Raam. Lurah Raam Djamin Arfak mengatakan, titik terpenting potensi wisata terancam abrasi. Penyebabnya, empasan ombak keras, angin laut utara, dan tsunami Papua Barat. Dikhawatirkan, keindahan terumbu karang dan relief batunya akan hilang bila tak dilakukan rekayasa teknis.
Soop pun tak kalah merana. Marian Kerayan (45), warga, masih ingat betul, terakhir kali dia melihat turis asing datang ke Pulau Soop sekitar 12 tahun yang lalu. Saat itu, Sebastian, turis asal Inggris, datang menikmati keindahan pasir putih Soop. ”Sebastian menjadi yang pertama dan terakhir. Mungkin karena kurang promosi,” kata Marian.
Menurut Djamin, salah satu jalan mengembalikan minat wisatawan untuk berkunjung ke tiga pulau di Sorong itu adalah pembangunan infrastruktur, antara lain, moda transportasi, penginapan, dan tanggul penahan abrasi. ”Bila bisa terjaga, bukan tidak mungkin akan semakin banyak wisatawan datang. Sektor wisata bisa meningkatkan perekonomian warga. Saat ini masyarakat masih menggantungkan hidup sebagai nelayan kecil dan budidaya ikan air tawar,” ujarnya.




Manfaat dab Khasiat Daun Miana

KARYA TULIS ILMIAH

MANFAAT DAN KHASIAT DAUN MIANA

Daun miana biasa juga di sebut iler/jawer/ati ati . daun ini berwarna merah agak kehitaman.ada juga yang berwarna warni,tapi daun miana yg berwarna-warni biasanya Cuma untuk hiasan

Bentuk daunnya bulat lancip di ujungnya dan di tepinya bergerigi. Tanaman imi memiliki batang yang berbentuk segi empat dan batangnya juga mudah patah karena lunak. Batang yg patah itu bisa di tancapkan untuk mendapat tanaman baru

tanaman ini memiliki nama latin: Coleus atropurpureus Benth.

EFEK FARMAKOLOGIS:

Tumbuhan ini bersifat : penambah nafsu makan, menetralisir racun, menghilangkan gumpalan darah, mempercepat pematangan bisul, obat cacing. peluruh haid. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa agak pahit dan baunya harum.


KANDUNGAN dan MANFAAT :

Daun miana mengandung minyak atsiri, antara lain karvakrol yang bersifat antibiotik, antibiotik eugenol bersifat menghilangkan nyeri, etil saliailat menghambat iritasi. Selain itu juga mengandung sedikit lendir.


PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

Berdasarkan pengalaman-pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :


Ambeien :
1. Cara I : Cuci 17 helai daun miana yang masih segar dan 7 daun ngokilo. Kupas 3 potong kunyit yang masing-masing sebesar jari lalu pipihkan. Semua direbus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Minum sehari sekali sebanyak segelas. Ramuan ini cukup untuk 3 hari.
2. Cara II : 17 helai daun miana dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Diminum 1x sehari.
• Sembelit:
5 helai daun miana dicuci, direbus dengan segelas air sampai tinggal setengah. Saring dan beri sesendok minyak kacang. Minum sekaligus.
• Bisul;:
Daun miana dicuci bersih, ulasi dengan minyak kelapa lalu digarang. Hangat-hangat di tempelkan ke bisul.
• Luka/borok:
Beberapa helai daun miana dicuci, remas-remas sampai keluar cairannya. Tempelkan pada luka. Ganti 3x sehari.

***Selain daunnya akar dari daun miana bisajuga di jadikan sebagai obat :

Perut mulas:
potong akar iler dicuci den direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
Contoh daun miana:








Daun miana ini ada juga yg d manfaatkan sebagai tanaman hias ,dan tidak kalah dengan tanaman hias yang lain . Tanaman hias daun, pada umumnya didominasi warna hijau. Miana atau Coleus (Coleus hybrid) tampil memikat dengan warna-warna kontras. Kehadiranya di taman akan memberi nuansa lebih semarak . Cocok ditanam masal sebagai tanaman hamparan atau border.

menurut literatur,beberapa jenis coleus yg berasal dari negara afrika yang beriklim tropis dan negara-negara asia.
tanaman yag masih keluarga dengan bayam-bayaman ini atau nama kerennya (LABIATAE)memang cantik dan memikat mata .warna daunnya juga beraneka ragam mulai dari keemasan,kehitaman,atau (curly lava) merah muda, (Alabama sunset) merah (plum parfait) ungu hingga kombinasi berbagai warna.

contohnya:











sebelum saya mengakhiri artikel ini ada satu lagi yang harus anda ketahui mengenai tumbuhan ini yaitu proses pengembang biakannya ,perkembangan tumbuhan ini juga cukup mudah,.

*LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANG BIAKANNYA :

ikembang biakan dengan beragam cara. Setek pucuk dan perbanyakan dengan biji, cara umum yang banyak dilakukan. Semaikan biji pada media tanah campur pupuk kandang. Setelah biji mempunyai 4-5 daun, tanaman bisa dipindahkan ke media tanam yang sebenarnya. Cara lain yang lebih cepat dan mudah menghasilkan tanaman baru adalah setek pucuk. Caranya, potong pucuk sepanjang 15 cm. Tancapkan pada media tanah kebun, kompos dan pasir halus perbandingan 2:1:1. Tak perlu syarat khusus, cukup disiram secara teratur dan pastikan sistem darainase baik. Setelah beberapa 2-3 minggu tanaman biasanya sudah mengeluarkan tunas barunya.

Tanaman ini juga Suka Cahaya Matahari

Menanam dan meletakkan coleus sebaiknya pada area yang terkena sinar matahari langsung, meletakkan coleus di tempat tertutup/ternaungi akan membuat daun dominan warna hijau dan tidak cerah. Agar tampil prima, pupuk tanaman ini dengan pupuk NPK setiap 2 bulan sekali dengan dosis 1 sendok teh setiap tanaman.

Tanaman coleus biasanya akan menurun kualitasnya jika tanaman sudah tua, seperti daun mengecil, warna memudar, percabanganya tak beraturan dan pertumbuhanya lambat. Untuk peremajaan, lakukan pemangkasan habis pada seluruh cabang. Pemangkasan akan merangsang timbulnya tunas baru sehingga tanaman semarak lagi. Coleus cocok ditranam sebagai tanaman penutup tanah/hamparan atau sebagai tanaman pembatas/border. Tanaman ini juga cantik sebagai tanaman hias dalam pot, namun jika Anda meletakannya di dalam rumah atau diteras, sebaiknya 2 hari sekali harus diletakan di luar ruangan agar terkena sinar matahari dan daun kembali cerah. Hama dan penyakit coleus tidak terlalu banyak, umunya yang menyerang hannya sebatas ulat daun, belalang dan busuk akar karena kelebihan air siraman. Jaga sanitasi area tanam, jangan berlebihan memberi air siraman dan semprotkan insektisida secara berkala untuk memberantas hama penggangu.

Heinshan















INDONESIA HARUS MENGAKUI PAPUA SEBAGAI NEGARA MERDEKA










Masalah politik Papua sangat penting.  Masalah itu harus diketahui dan dibicarakan di tingkat nasional dan internasional. Perlu dikaji kembali sejarah status Indonesia di Papua. Mulai dari Pepera 1966, hingga pemekaran-pemekaran di Papua yang tidak terkontrol, pemberian otonomi khusus yang telah gagal, pemberian UP4B, dan sekarang otonomi khusus plus. Entah apalagi yang akan diberikan Pemerintah Indonesia.
Semua kebijakan pemerintah Indonesia yang diterapkan di Papua gagal total, mengapa demikian? Perlu mencari akar permasalahan yang memicu tidak terlaksananya kebijakan-kebijakan ini.
Dalam orasi pada demo damai  oleh aktivis dan pemerhati masalah Papua, mereka mengatakan bahwa Masalah Papua bukan masalah kesejahteraan, masalah Papua adalah masalah status politik, masalah yang ada akarnya. Sehingga harus diselesaikan secara mengakar.
Indonesia sangat keras kepala mempertahankan Papua dengan semboyan NKRI Harga mati, Di lain pihak, orang Papua pun tetap mempertahankan perjuangan dalam pembebasan Papua Barat  Papua Merdeka Harga Mati. Indonesia menunjukkan sikap anstisipasi terhadap berbagai tindakan orang Papua dalam memperjuangkan Papua Merdeka.
Setelah kantor perwakilan Organisasi Pembebasan Papua Barat di buka di Oxford Inggris. Pemerintah Indonesia mulai gencar membicarakan strategi-strategi dalam menghentikan langkah pergerakan ini.
Indonesia takut masalah Papua menjadi  pembicaraan negara-negara lain, karena jika status politik Indonesia atas Papua segera diketahui dunia dan mulai dibicarakan di banyak negara, terus diketahui akar permasalahan yang selama ini terjadi di Papua. Indonesia segera akan kehilangan Papua, maka Pemerintah Indonesia mulai mengambil langkah-langkah yang aneh, sebagai strategi dalam mengantisipasinya.
Salah satu strategi yang diterapkan Indonesia adalah dengan tidak merespon dan tidak membicarakan permasalahan-permasalahan, seperti pelanggaran HAM, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya yang terjadi terhadap orang Papua dan tanah Papua, di tingkat nasional Indonesia, maupun di tingkat Internasional, baik di siaran-siaran berita, media masa, dan lainnya.
Yang menjadi keseriusan Pemerintah Indonesia adalah terus mengontrol, jangan sampai permasalahan HAM Papua menjadi pembicaraan di negara-negara lain. Jika ada negara lain yang membicarakan permasalahan HAM Papua, Indonesia segera  membangun hubungan kerjasama bilateral.
Salah satu hubungan kerjasama aneh oleh pemerintah Indonesia adalah sepeti yang dilakukan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono terhadap Pemerintah Papua Nugini baru-baru ini.
Hubungan kerjasama Indonesia Papua New Guinea ini dilakukan setelah West Papua mendapat dukungan untuk bergabung dalam Melanesia Spearhead Groups.
Di tingkat nasional Indonesia, pemerintah Indonesia menarik simpati dengan memberlakukan beberapa terobosan dalam bidang pendidikan yang diperuntukan bagi anak-anak Papua, diantaranya adalah dengan memberikan bantuan beasiswa untuk siswa-siswi Papua yang akan melajutkan pendidikan tinggi dalam negeri.
Selain itu presiden Republik Indonesia (SBY) diberitakan telah perintahkan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pendidikan Sumber Daya Manusia (BPSDM) untuk mencari 40 orang anak asli Papua untuk disekolahkan sebagai pilot.
Hal ini dilakukan dalam mengantisipasi masalah Papua tadi. Setelah Indonesia memberikan luka batin, trauma dan lainnya dalam sistem yang diberlakukan. Orang Papua sangat sulit untuk penyesuaian dalam Negara  Indonesia yang notabene adalah mayoritas Melayu, Islam, berbeda secara fisik, berbeda budaya, sehingga sering mendapatkan tindakan-tindakan diskriminasi, intimidasi, dan lainnya.
Papua dihadapkan pada dilema, walaupun orang Papua tahu bahwa sejarah Papua beda dengan sejarah orang Indonesia, walaupun Pepera 1966 yang berjalan dengan penuh kecurangan dan manipulasi, walaupun banyak tindakan pemusnahan etnik Melanesia West Papua terus dilancarkan.
Melalui beberapa orang Papua, Indonesia mencoba memberikan keyakinan dunia bahwa, Orang Papua masih menginginkan menjadi bagian dari NKRI, salah satunya adalah seperti yang terjadi baru-baru ini, saat delegasi Indonesia diundang di MSG.
Ini merupakan salah politik halus Indonesia. Dalam usaha-usaha untuk mempertahankan Papua dalam NKRI. Dari banyak aksi pemerintah Indonesia terhadap kepentingan-kepentingan sepihaknya.
Indonesia harus bisa mungkin mengakui kedaulatan West Papua sebagai suatu bangsa Merdeka. Karena itulah yang menjadi keinginan Suku/Bangsa Papua yang mendiami pulau Nova guinea Barat, di Pasifik.
Stop segala klaim dan  manipulasi politik, segala bentuk pemusnahan, dan lainnya yang selama ini diberlakukan di Papua demi kepentingan ekonomi Indonesia dan antek-antekmu.
Kami adalah manusia yang memiliki kebebasan untuk hidup di dunia sebagai sebuah bangsa yang merdeka, di tanah kami, bebas menikmati alam kami, hidup harmonis dengan alam kami, di atas tanah kami,  West Papua, dalam temaran cahaya Bintang Kejora.